Berita Penting di Sekitar Kita

Selasa, 24 September 2013

Mahasiwa UNHAS pemenangnya

Imam Hidayat, mahasiswa 2010 jurusan Ilmu Tanah berhasil menjadi satu dari dua finalis yang berkesempatan menjadi wakil Indonesia dalam ajang Bayer Young Environmental  Envoy (BYEE) di Leverkusen, Jerman, 4-9 November 2012.
BYEE merupakan salah satu betuk CSR dari perusahaan Bayer International di Leverkusen. Sebagai perusahaan raksasa yang memiliki banyak anak perusahaan di beberapa Negara, Bayer International mewajibkan anak perusahaannya untuk melakukan BYEE di Negara masing-masing, termasuk Indonesia.

Seleksinya terdiri atas tiga tahap. Yang pertama adalah seleksi proposal. Terdapat 134 proposal yang masuk ke meja panitia dari 55 Universitas di seluruh Indonesia. Seleksi ini dilakukan untuk mendapatkan 30 besar finalis. Dari 30 Finalis yang lolos, empat orang diantaranya adalah mahasiswa Unhas. Seleksi tahap kedua dilakukan dengan memanggil 30 nama yang telah lolos seleksi tahap pertama untuk mempresentasikan proposal yang mereka buat dihadapan 12 orang juri yang memiliki basic ilmu yang kuat dalam bidang lingkungan. Hasil seleksi dari tahap kedua adalah mendapatkan 12 finalis. Tiga diantaranya adalah mahasiswa Unhas.

12 finalis yang lolos diberi waktu tiga bulan untuk implementasi project. Jadi peniliaian terakhir adalah bagaimana peningkatan dari segi hasil dan kemanfaatn untuk setiap project yang telah dilakukan oleh 12 Finalis terpilih.
“Project saya mengenai pengolahan asap. Orang yang membuat arang itu biasanya, menghasilkan banyak asap yang dibiarkan mengepul begitu saja. Saya membuat reaktor. Jadi arangnya tetap jadi. Sedangkan asapnya itu ditampung, didestilasi jadi asap cair. Asap cair ini punya banyak fungsi, seperti pengawet ikan yang alami, bisa jadi obat kulit, bisa jadi biopestisida untuk pertanian. Jadi dia menjadi pestisida alami, sehingga manfaatnya double. Dan oleh karena itu, berdasarkan manfaat yang diperoleh, nilai improve dari project yang saya buat cukup tinggi dari finalis yang lain”, Ungkap Imam.

Di ajang internasional ini, Imam kembali akan melakukan presentasi. Hal ini dilakukan untuk mendapatkan empat juara dari seluruh Negara yang mengirimkan wakilnya. Namun tidak hanya itu, akan ada studi lapang di beberapa daerah lain di Jerman tentang produk-produk ramah lingkungan yang ada di sana. Selain itu, juga ada culture performance. Imam mengatakan bahwa dirinya dan perwakilan dari ITB akan menggunakan Baju Bodo, dan membawakan lagu tradisional Mandar.
Meskipun hanya berlansung beberpa hari, namun Imam telah memiliki rencana sebagai follow up dari kegiatan ini “Sepulang dari kegiatan ini, saya berencana untuk membuat komunitas peduli lingkungan di Universitas Hasanuddin ini”, tutup Imam. (Ayu-Humas)

tas wanita murah 50 ribuan memberikan tas wanita murah berkualitas yang akan diberikan tas wanita murah dan cantikwalau saat ini tas import murah mereka telah menjalani belanja tas wanita murah dan bagus toko tas online murah tas wanita murah meriah dijamin berkualitas terbaik tas wanita murah 50000 harga dengan kualitas terbaik tas wanita cantik murah elegan bisa didapatkan di toko online kami

Tidak ada komentar:

Posting Komentar